“Kedutaan Besar Malaysia menekankan bahwa telah terjadi kesalahpahaman dan salah pengertian atas video klip yang beredar, termasuk tudingan kepada pemerintah Malaysia,” pernyataan Kedutaan Besar Malaysia, seperti dimuat laman Bernama, Kamis 27 Agustus 2009 malam.
Pernyataan Pemerintah Malaysia tidak beda dengan pernyataan-pernyataan dalam kasus yang lain seperti pelanggaran tapal batas perairan Indonesia yang berulangkali dilakukan oleh Tentara Laut Diraja Malaysia, enteng dan menyederhankan persoalan disatusisi dan dilain sisi pemerintah Indonesia dan masyarakat Indonesia membesar besarkan masalah, padahal pelanggaran-pelanggaran yang banyak dilakukan pemerintah Malaysia secara politis dimata internasional sangat merugikan Indonesia, kedaulatan sebuah negara yang diinjak-injak oleh negara lain bukan perkara sederhana, artinya pihak Indonesia harusnya maksimal meminta pertanggungjawaban paling tidak nota protes dan pemanggilan duta besar Malaysia oleh departemen luar negeri, karena hal ini bukan kali ini saja tapi berulangkali dilakukan.
Aneh, promosi wisata sebuah negara sama sekali tidak punya kaitan langsung atau tidak dengan negara bersangkutan.
Semoga para pemimpin bangsa ini sadar, bahwa tugas mereka menjaga kedaulatan negara ini, jangan sampai dilecehkan apalagi sampai dicaplok satu persatu wilayahnya.
Semoga.






Wah memang MALAYSIA pantesnya dibilang MALINGSIA
http://nurhamdanialbasyari.wordpress.com
MO yg lain masuki blog aku ya mas maklum masih belajar dan jangan lpa comennya ya…
Oleh: Nurhamdani Al Basyari on Agustus 29, 2009
at 6:17 am